Skip to main content

The Amazing 2025

Malam terakhir di tahun 2025

Cepat sekali rasanya 365 hari berlalu tahun ini. Meskipun, iyak bener banget, pas menjalani ya ngeluh-ngeluh, hah heh hoh, Ya Allah Ya Allah.... dan berurai air mata. Luar biasa sekali tahun ini.

Aku lupa kapan tepatnya, tapi kalau tidak salah sekitar bulan Juli. Pagi hari setelah sarapan, aku lama duduk termenung di kursi sambil menatap ke arah tanaman-tanaman sirih belanda yang mulai merambat di tembok belakang. Aku bergumam sendiri. Prestasi apa yang sudah ku raih tahun ini? kayak tahun ini udah jalan separo lebih, dan aku ga ngapa-ngapain. Kerjaanku gini-gini aja. Rutinitasku gini-gini aja. Aku ga merasa improve di apapun. Badanku tetep segini-gini aja juga. Stagnan banget.

Tapi kemudian, hatiku kayak digelitiki ingatan yang berkilau-kilau.

Oh ternyata tahun ini aku udah melakukan banyak hal lho.... Mungkin ini ga langsung prestasi buatku. Tapi aku sedikit punya andil dalam prestasi anak-anak. Ya anakku secara biologis, dan anak-anak di kampus.

Ada 4 proposal PPK Ormawa yang terdanai dari FMIPA. Jika setiap satu proposal ada 15 anak, maka sudah ada 60 anak yang siap-siap tidak usah KKN karena prestasi ini bis amereka konversi ke KKN. Dan tentu ini akan mempercepat studi mereka. Mengurangi beban pembiayaan orang tua mereka. dan saat menjalani program, mereka pasti akan belajar banyak. Kapasitas mereka akan meningkat. Dan ini prestasi buat mereka. Tentu buatku juga. Alhamdulillah

Ada 12 tim PKM yang lolos didadanai tahu ini dari FMIPA. Jika setiap tim beranggotakan 4 orang saja, berarti ada 48 anak yang akan belajar banyak saat pelaksanaan program. Ada 48 anak yang bisa mengkonversi PKM nya dengan KKN atau dengan mata kuliah yang selaras. Studi mereka juga bisa lebih cepat selesai. Orang tua mereka pasti bangga. Ini prestasi buat mereka. Dan aku juga. Alhamdulillah

Penelitianku dengan BRIN tahun ini sudah jalan tahun kedua. Meskipun belum bisa publish artikel, tetapi senang sekali bisa belajar dan bekerja dengan mereka. Kapasitasku bertambah. Ini prestasi juga. Alhamdulillah

Tahun ini, Nasywa juga mulai menikmati dunia kompetisi. Ada banyak sekali kompetisi yang dia ikuti. Dia belajar kalah dan belajar menjadi pemenang. Dia belajar bekerja dalam tim, dan belajar bekerja secara individu. Dia mulai memahami pentingnya riset, pengambilan data, pengolahan data, dan membaca data. Suatu hal yang duluuuu tidak pernah mau dia sentuh. Dan ini prestasi buat dia. InsyaAllah buatku juga. Alhamdulillah

Tuh kaan...

Ga jelek-jelek amat pretasiku tahun ini yang berhubungan dengan dunia pendidikan. Dan aku mengecilkan itu semua, sehingga mengaburkan ingatanku bahwa aku punya andil di sana, dan itu juga prestasiku.

Kadang memang kita terlalu fokus pada hal-hal besar di luar jangkauan. Dan lalu menafikkan hal-hal kecil di depan mata yang sebetulnya indah juga. 



Comments

Popular posts from this blog

Autumn di London yang Dingin dan Gloomy

Sudah di penghujung Desember.  Tahun ini rasanya waktu berjalan cepat sekali. Mungkin karena banyak hal yang harus dikerjakan. Banyak tanggungjawab yang harus diselesaikan. Dan banyak-banyak lain ber keling-keling di seputarku setiap hari. Tapi aku sangat menikmati itu semua. Aku menikmati rapat-rapat panjang. Zoom-zoom sampai malam selama berbulan-bulan setiap malam. Meskipun endingnya agak bikin broken heart 😂 Tapi sejujurnya di sinilah ketulusan ku diuji. Dan aku ga lolos. Kayaknya sih ga lolos ya. Atau lolos dengan nilai tidak excellent. Tapi aku belajar banyak dari itu semua.  Nah, hebatnya, meskipun nilaiku tidak excellent, tapi Allah tetap kasih aku hadiah akhir tahun yang luar biasa. Bisa terbang selama hampir 19 jam itu kl bukan karena kekuatan yang diberikan oleh Allah kayaknya ga mungkin. Dan selama itu aku banyak tidurnya 😂 Lalu bisa jalan yang jauuuh beneran jauuuh menikmati setiap sudut kota London dan Birmingham itu apalagi kalau bukan hadiah istimewa,  A...

Bulan Hibah Ilahiyah: Saat Langit Membuka Pendanaan

Mungkin Anda sudah tahu. Tapi saya baru tahu tahun lalu. Tepatnya di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Bahwa sebaiknya, di setiap Ramadhan, kita tidak hanya menjalaninya sebagai sebuah rutinitas belaka. Tetapi kita memanfaatkan bulan yang disediakan oleh Allah untuk pengampunan, kasih sayang dan pengabulan ini (hibah) dengan sebuah (bisa beberapa) proposal. Ada tujuan yang ingin dicapai. Ada hal yang ingin diminta. Dan tentu diusahakan. Apa saja yang bisa diminta? Topik apa yang cocok? Tentu semua tergantung pada diri kita. Mungkin tentang jodoh. Mungkin tentang anak. Mungkin topik kesehatan orang tua. Bisa juga topik kelancaran sekolah. Atau boleh sekali mengambil topik general, kebaikan di dunia dan di akhirat. Semua tergantung dari yang mengajukan proposal. Tahun ini, lini masa pengajuan proposal akan dimulai dari tanggal 18 Februari 2026 dan ditutup pada tanggal 19 Maret 2026. Di dalam lini masa itu, ada waktu-waktu yang ditengarai lebih tepat untuk proses pengajuan proposal, d...

Beda Negara, Beda Kota, Beda Vibes-nya [Part 2]

      Oke kita lanjut ya 👉     Kalau di part 1 kita beranjangsana ke negara tetangga, di part 2 ini kita mau menengok tetangga agak jauh. Duh, bukan agak lagi ya, ini emang jauh banget. Ini kayaknya penerbangan terlama sepanjang sejarang penerbangan yang pernah ku lalui. Kalau ke Jepang itu cuma maksimal 7 jam, ini untuk sampai di transit pertama butuh waktu 9,5 jam, lalu lanjut penerbangan 4 jam lagi. Ke manakah kita? eh Aku? 😅 4. Turki (Bursa dan Istanbul)     Agak penasaran sama negara ini karena salah satu temen brainstorming (a.k.a ghibah 😂) sering banget ke sini. Ditambah lagi dengan cerita-cerita dan berita-berita yang bilang negara ini tu kayak Jepang versi Islamnya, jadilah pas ada paket ke Turki lanjut Umroh kita mutusin buat ikutan. Datang di musim gugur dengan suhu galau yang ga dingin-dingin amat tapi kalau ga pake jaket tetep dingin dan -kaum manula ini- takut masuk angin, membuat kami memutuskan pakai jaket tipis-tipis saja. Dan ben...