Kemarin saya mendapat undangan untuk menghadiri acara wisuda di Singapore Institute of Management (SIM) yang berkolaborasi dengan University of London. Di hari wisuda kemarin, ada 800 lebih mahasiswa yang berhasil menyelesaikan studi, dan 67 di antaranya adalah anak-anak Indonesia. Oleh sebab itulah, kami diundang untuk menghadiri acara tersebut. Sudah agak telat beberapa menit saat kami sampai di venue. Tim sudah menunggu dan saya beserta staff langsung dibawa naik ke atas. Berhubung saya datang saat the President of SIM sedang berpidato, maka saya memilih untuk masuk dan duduk di kursi yang paling dekat dengan pintu, sebab kursi saya ada di tengah-tengah pas di depan mimbar pidato. Sudah lama rasanya saya tidak menghadiri sebuah acara wisuda dengan suasana yang cukup hikmat. Saya sendiri terakhir wisuda tahun 2014. Terakhir wisuda suami di GOR UNY agak kurang hikmat karena suasananya yang agak sumuk. Ruang wisuda ini disetting agak remang. Spotlight tertuju di panggung utama. AC...
Mungkin Anda sudah tahu. Tapi saya baru tahu tahun lalu. Tepatnya di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Bahwa sebaiknya, di setiap Ramadhan, kita tidak hanya menjalaninya sebagai sebuah rutinitas belaka. Tetapi kita memanfaatkan bulan yang disediakan oleh Allah untuk pengampunan, kasih sayang dan pengabulan ini (hibah) dengan sebuah (bisa beberapa) proposal. Ada tujuan yang ingin dicapai. Ada hal yang ingin diminta. Dan tentu diusahakan. Apa saja yang bisa diminta? Topik apa yang cocok? Tentu semua tergantung pada diri kita. Mungkin tentang jodoh. Mungkin tentang anak. Mungkin topik kesehatan orang tua. Bisa juga topik kelancaran sekolah. Atau boleh sekali mengambil topik general, kebaikan di dunia dan di akhirat. Semua tergantung dari yang mengajukan proposal. Tahun ini, lini masa pengajuan proposal akan dimulai dari tanggal 18 Februari 2026 dan ditutup pada tanggal 19 Maret 2026. Di dalam lini masa itu, ada waktu-waktu yang ditengarai lebih tepat untuk proses pengajuan proposal, d...